Custom Search

karantina  

Selasa, 08 September 2009

setelah mengamati perkembangan skripsi gw yang ga maju-maju
sempet miris juga ...........
ngeliat temen-temen deket gw udah pada sidang
ditambah dosen pembimbing gw yang tidak pernah lelah menelpon gw
akhir-akhir ini beliau jadi sering banget neror merhatiin gw
secara tinggal gw mahasiswa bimbingannya yang belom lulus
kayak waktu gw lagi berdiri berdesak-desakan di bus trans jakarta koridor 8 arah lebak bulus tiba-tiba pembimbing gw telpon, berikut cuplikannya

pembimbing gw: "kamu kapan mau sidang? kendala kamu apa lagi?"
gw : "ya pak... sedang dalam proses skripsinya"
Pembimbing gw: "kamu mau sidang kapan?, ni'mah ma puji udah pada maju "
gw : "habis lebaran pak, soalnya jadwal sidang sudah penuh sampe tanggal 16, baru ada sidang lagi setelah lebaran"
pembimbing gw : "setelah lebaran? kamu bercanda?"

~ gw cengo, emang kalo sidang abis lebaran, bercanda ya?

gw : "nggak pak...." dengan nada siap grak....
pembimbing gw: " kalo kamu mau wisuda oktober, kamu udah harus sidang sebelum tanggal 16"
gw: "tapi pak, kata akademik jadwalnya udah penuh"
pembimbing gw: " ya gimana caranya kamu sidang sebelum tanggal 16 itu, kamu selipin dimana kek!"

~baru gw mau tanya gimana cara nyelipinnya pak, beliau udah mengeluarkan cambuk komentar yang bikin gw berdarah-darah

pembimbing gw: "ya kalo begitu........., terserah kamu mau gimana, terserah kamu mau wisuda oktober atau tidak, terserah kamu mau lulus kapan, tapi saya ingatkan mulai semester depan saya sudah sibuk ngurus mahasiswa bimbingan baru"
dan percakapan pun berakhir, jujur saat itu sampe sekarang gw masih ga enak banget sama dosen pembimbing gw yang top abis itu deh

gw merasa menemukan sesuatu yang hilang,
sesutu yang penting yang bisa bikin gw kembali fokus buat berlari sekuat tenaga mengejar target
sesuatu itu namanya omelan
yupz... sesuatu yang ga bisa gw dapetin di kosan
tempat gw ngegarap skripsi selama ini

akhirnya setelah merenung sejenak
gw putuskan buat mengkarantina diri gw di kosan temen gw, sebut saja namanya painem
kenapa painem, karena menurut gw dia sukses menata hidupnya dan jago ngomelin
selasa kemaren dia abis sidang, abis lebaran mau tunangan , dan abis lebaran haji mau married, btw selamat ya nem.....^^

setelah selesai membuat kesepakatan dengan painem
gw memboyong sweety dan seperangkat alat tempur skripsi gw ke kosan dia
kira-kira begini butir kesepakatan kita:
1. ga boleh nonton tv lebih dari 1 jam sehari
2. ga boleh nonton dvd, vcd dan berbagai jenis film
3. ga boleh tidur siang lebih dari 2 jam
4. ga boleh main game apapun termasuk game online, game pc, dan game di HP
5. ga boleh main ke tempat temen
6. ga boleh baca buku selain refrensi
7. ga boleh shoping ke mall manapun dan pasar manapun
dan point yang paling tidak manusiawi adalah............
8. internet digunakan hanya untuk browsing refrensi yang artinya gw ga boleh ngeblog, pesbukan, blogwalking, ym-an.

kalo anda pikir peraturan itu bisa fleksibel anda salah besar,
gw ga tau si painem ini dulu pernah sekolah militer dimana, tapi dia berjiwa militer banget, kayak udah sering mengkarantina gitu ...............
kayak waktu gw jenuh mandangin PDF-PDF jurnal struktur alkaloid gw pikir bisa refreshing dikit dengan main restoran city sebentar....
tau-tau painem sudah siaga di deket gw
painem: "Tin, udah selesai belom skripsinya? selesain dulu"
gw: "belom nem, gw refreshing dulu bentar ya, ngecek restoran gw bentar aja"
painem: "Tin, lo mau main restoran city? kalo skripsi lo udah selesai dan udah sidang, lo punya waktu luang lebih banyak buat main game, mau main restoran city 24 jam juga gpp, mau main game lainnya juga bisa, sekarang mending waktu yang lo punya buat nyelesain skripsi deh!"
iya deh....gw dengan muka origami (penuh tekukan) kembali ke sweety buat ngerjain skripsi

dan baru gw sadari, ternyata gw tu tipe orang yang susah fokus pada satu kerjaan aja
ini yang bikin painem jadi sering banget ngomel ngingetin gw
waktu gw tiba-tiba tertarik buat baca majalah yang ada di sebelah tv, waktu gw mo jalan ke salon buat creambath coz kepala gw pusing kelamaan mantengin sweety, waktu pengen ke warnet, dll... semua berakhir dengan kata-kata wasiat....

"Tin, lo mau ngelakuin apa yang lo pengen? kalo skripsi lo udah selesai dan udah sidang, lo punya waktu luang lebih banyak buat ngapain aja terserah lo, mau maen game apa aja, nonton film semaleman, ikutan full day spa, mau baca semua novel dan majalah or ngelakuin lainnya juga bisa, sekarang mending waktu yang lo punya buat nyelesain skripsi deh! semua ini demi kebaikan lo tin, beneran deh... gw ga ngambil untung"

wakakakak......
painem...painem....
gw pengen marah gimana, tapi ga marah qo rasanya juga nyebelin
ok deh segini dulu postingan kali ini coz entar lagi painem pulang dari indomaret
bisa ngamuk2 dia kalo tau gw sempet posting sepanjang ini
hehehehehe.......

Pesan moral postingan ini
:
- cari dosen pembimbing dan teman yang galak perhatian kalo lo mau skripsi lo cepet selesai
- nominasi dosen terfavorid sepanjang masa: dosen pembimbing gw
- nominasi temen tergalak terfavorid sepanjang masa: painem
i love u full.....

AddThis Social Bookmark Button
Link ke posting ini Email this post


Izinkan aku......  

Kamis, 23 Juli 2009

Diruangan ini
kami terdiam terpaku
aku menatap matanya
lalu mencoba tersenyum
dia juga menatapku dan tersenyum
jutaan aura terpancar dari matanya yang teduh
sinar mata itu
tak sanggup aku memandangnya lama-lama
mata teduh yang kini terletak di dalam rongga cekung penuh kelelahan
ditemani pipi kurus penh kerutan
dan rambut putih berkilauan yang mulai berguguran

ia menggenggam tanganku
hangat....
kami terdiam
lama
cukup lama sampai aku sempat membuka memoriku akan genggaman tangan itu

tangan itu....
yang ku genggam ketika hari pertama masuk sekolah dulu
yang membuatkanku koin-koin kecil ketika aku kesulitan berhitung
yang mengerjakan PR-PR ku ketika aku tertidur di meja belajar
yang memelukku ketika aku menangis
yang membelai rambutku ketika aku ditinggal pergi orang yang ku cintai untuk selamanya
tangan itu yang rela kapalan lebih dari dua puluh tahun hanya untuk menghidupiku
dan kini tangan itu serta anggota tubuh lainnya
semakin melemah dan melemah


"mbak...."
lamunanku buyar oleh suaranya
"mudah-mudahan bapak masih dikasih kesempatan Gusti Alloh buat nemenin kamu wisuda"
"kapan kamu wisuda?"
aku tersenyum
sekuat tenaga berusaha menahan deras air mata yang mulai tak terbendung
"pasti...., pasti bapak bisa nemenin mbak, bapak cepet sembuh ya....."

tolong katakan padaku....
harus bagaimana aku....
salahkah jika aku berlari kencang sekuat tenaga untuk mewujudkan permintaannya itu
permintaan pertamanya
baru kali ini ia meminta padaku
ketika rangking ku berselancar jauh dari peringkat satu ke tidak sama sekali
ia tidak marah, malah mentraktirku makan es campur
ketika aku senang bermain-main dengan tulisan dan sok sibuk jadi wartawan
sampai IP ku naik turun di sekitar garis kemiskinan
ia tidak marah
ketika aku harus dapat nilai E untuk kimia analis
ia juga tidak marah
dengan senyum ia malah berkata
"Bapak lebih kenal kamu dan tau kemampuanmu dibanding angka-angka itu menilaimu"
trimakasih atas semua kasih sayang dan kepercayaan yang kau berikan
maafkan aku yang belum bisa sedikitpun membahagiakanmu
sekarang aku hanya bisa
berlari sekuat tenaga
mengejar garis finish itu
garis finis yang hanyalah garis
bukan akhir dari segalanya

Ya Alloh....
jika dalam sisa waktu yang Kau berikan padaku
aku masih belum dapat membahagiakannya

aku rela..........
memberikan seluruh
bekalku yang tak seberapa ini
untuknya

ringankanlah bebannya
cukupkanlah bekalnya
dan lapangkanlah jalannya
untuk bertemu denganMu
Ya Alloh......

sungguh aku sangat takut apiMu
tapi aku lebih takut
kalau apiMu itu mengenainya
izinkan aku menggantikannya
tenggelam dalam lautan api itu selamanya
karena jika
aku tak mampu membahagiakannya di dunia
aku ingin ia bisa bahagia di dekatMu
ya Alloh......

AddThis Social Bookmark Button
Link ke posting ini Email this post


sahabatku  

Senin, 22 Juni 2009

sahabatku....
trimakasih banyak
engkau dengan suka rela telah
meluangkan waktumu
untuk menyusun strategi manjatuhkan ku
mengeluarkan suaramu yang indah
untuk menggunjingkanku
mengerahkan tenagamu
untuk menghalangi ku
mengorbankan tidurmu yang nyenyak
untuk memikirkan tingkah laku ku

sahabatku....
sungguh...
aku merasa sangat terhormat
kau dengan segala kecerdasan dan kelebihanmu
bersedia meluangkan waktumu yang amat berharga
untuk mencari tahu
segala kelemahanku
kekuranganku
keburukanku
dan membeberkannya
membuatku tidak perlu mengeluarkan uang jutaan
untuk menganalisa kepribadianku

sahabatku........
setiap hambatan yang kau ciptakan
kata-kata menyakitkan yang kau lontarkan
opini buruk yang kau bentuk
dan pandangan merendahkan yang kau tujukan padaku
semua itu membuatku merasa berharga
merasa diperhatikan
merasa lebih kau sayangi daripada dirimu sendiri

sahabatku....
aku sayang kamu ^^,

tisafitrira

AddThis Social Bookmark Button
Link ke posting ini Email this post


hore... lulus ujian....  

Kamis, 11 Juni 2009

Aku butuh 15 liter lotion aromaterapi,
20 kali hair spa strawberry,
1 kali full sesi Spa,
2 kali pijat refleksi,
3 kali ganti potongan rambut,
15 kali facial,
30 kapsul sedative
3 botol inhaler,
20 kali masuk UGD,
2 liter es krim,
1 kg cokelat,
3 blog dan,
73 postingan.........

untuk bisa memahami rumus cinta dan mencintai
kemudian menjawab soal ujian hidup yang selama ini ku jadikan PR
hari ini aku dengan senang hati menjawab soal ujian itu:
" Aku Ikhlaskan kepergianmu, selamat berbahagia dengannya, aku turut berbahagia ^^"

takkan aku ingat lagi.....
sakit hati yang kau beri....
pergilah cintaku....
biarkan semua berlalu....

AddThis Social Bookmark Button
Link ke posting ini Email this post


Tujuh digit  

Selasa, 05 Mei 2009


Akhir-akhir ini kita sering banget ngedenger berita-berita tentang krisis global yang melanda di seluruh dunia. Semua menteri perekonomian di seluruh dunia lagi sibuk bikin kebijakan buat mencegah krisis memburuk di negaranya, tapi disini... di ruangan Kosan kecil tempat saya menghabiskan waktu krisis itu ga berasa, Mbokjamu tetep cuek!


  • Harga-harga melonjak = mbok jamu cuek...emang mbokjamu ga suka kalap kl shoping

  • Daya beli menurun = saya cuma mengrenyitkan dahi sambil nengok kiri kanan dan bilang " masak c, qo yang shoping masih banyak, sampe ada yang antri 2 km di senayan city buat beli sendal crocs yang ternyata berbahaya

  • Harga bensin naik turun = saya cuman senyum-senyum, udah biasa jalan kaki ke kampus tu dan kalo jauh2 paling naek busway...

  • harga saham naik turun kayak ingus = saya juga cuek aja, secara saya emang ga punya saham, :p



Bisa dibilang perekonomian saya sangat stabil.
Tapi gara-gara saya ga bisa ambil beasiswa bulan April kemaren
jadilah perekonomian saya bulan ini di terpa badai....
semua pos-pos pengeluaran yang udah disusun rapih harus di restrukturisasi.
Bulan ini baru berjalan 6 hari c...
Tapi uang bulanan udah menipis
udah abis buat bayar utang bulan kemaren
trus ada expend tambahan minggu ini yang wajib di keluarin , sewa freeze dryer buat ngeringin filtrat saya dan ga tanggung-tanggung harga sewanya 20 ribu /jam dengan estimasi waktu pengeringan 3-6 hari *semoga 3 hari aja udah kering ya Alloh... berdoa sambil nangis mode on* hehehe...

Belom sempet ngajuin proposal kenaikan uang bulanan, nyokap udah bilang "Mbak bulan ini c Elin (adik saya) PTT ke Magelang, freeze dryernya di bayar pake uang bulanan kamu dulu ya, digantinya minggu depan kalo uadah ada uangnya..."
gleg... mau ngomong apa lagi...
kalo udah begini saya langsung nyesel banget kenapa ga nurutin nasihat Mbak Ligwina buat punya dana cadangan minimal 12 kali pengeluaran perbulan. Tapi gimana bisa saving dana cadangan, wong uang bulanan di ATM ga pernah bersisa.

Ternyata bukan saya doang yang di terpa badai krisis di awal bulan, si Pandi juga...
so kita berdua berkumpul menyatukan "uang recehan" yang tersisa dan dibagi rata buat makan kita beberapa minggu kedepan sampe beasiswa bulanan saya cair dan gaji Pandi keluar.
Menyedihkan memang tapi its reality...

Malemnya kita ke ATM wat ngambil "uang recehan" ATM saya, pas ngambil 50 ribu terakhir saya iseng ngeprint struk saldo. Pas ngeliat saldo yang tercetak saya langsung syok... di situ tercantum saldonya tujuh digit bo...
Saking ga percayanya saya ampe pindah mesin ATM dan melihat saldo yang tertera di layarnya, saya hitung satu persatu angkanya, tujuh digit juga...

Saya keluar dari tempat pengambilan ATM menghampiri pandi dengan perasaan campur aduk...
Bingung, karena saldo saya bertambah 7 digit tanpa saya tau dari mana asalnya
Seneng, karena saldo saya bertambah, berarti kita terhindar dari resiko kelaparan sampe akhr bulan ini hhhe... lebay ya
Cemas, karena khawatir minus mata saya bertambah sampe ga bisa baca saldo dengan bener

Setelah saya ceritain ke Pandi dengan mengeliminasi kemungkinan dapet hadiah dari bank, secara saldo bulanan saya selalu di bawah 20 ribu, dia malah cengir-cengir, "mungkin ada orang yang salah transfer kali Tin, dulu bokap gw juga pernah tu salah transfer... tapi kalo ga ada yang protes, lumayan buat makan Tin...." dasar Pandi!
duh...perasaan saya bertambah jadi kasian, **** jeti bukan nominal yang sedikit lho, kasian banget orang yang salah transfer itu. Sempet kepikiran mungkin nyokap ya yang transfer, tapi setelah di konfirmasiin sama orang rumah, ga ada tu yang pernah ngerasa transfer nominal itu dalam minggu ini....
semakin misterius saudara-saudara....

Sebelum tidur saya inget-inget siapa aja yang tau nomor rekening KTM ini:

  • Bokap: udah bilang orang rumah ga ada yang transfer

  • Tante: lagi sibuk nikahin anaknya ga mungkin transfer 7 digit ke rekening saya

  • My latest ex : ah... kayaknya ga mungkin deh... bae amat transfer 7 digit ke mantannya

  • Kantor majalah tempat saya ngirim tulisan: masak c fee nulisnya 7 digit


Saking ga percaya dengan saldo rekening saya itu, sampe subuh tadi bangun tidur saya langsung ke mesin ATM cek saldo, belom mandi, belom sikat gigi, belom cuci muka, langsung cek saldo hehehe....
Dan saldonya ga berubah, masih 7 digit kayak semalem, berarti saldo misterius itu beneran, saya ga mimpi....

Pagi ini saya ke bank wat konfirmasi transaksi 6 bulan terakhir
cari tau dari mana si 7 digit itu berasal
dan setelah dijelaskan oleh mas-mas teller yang manis itu
ternyata....
jreng...
jreng...
jreng...
that's from my another scholar...
Alhamdulilah.....
jadi ga perlu minta ke ortu lagi buat biaya riset dan
Pandi... kita masih bisa hidup makan pe akhir bulan.....

Alloh memberi rezeki dengan cara-Nya
Dia memberi apa yang kita butuhkan di waktu yang tepat
Dan rezeki berdua lebih banyak dari sendiri... *lho maksudny apa ya?*
xixixixi.....
Terima kasih banyak ya Alloh ^^

AddThis Social Bookmark Button
Link ke posting ini Email this post


 
Design by Amanda @ Blogger Buster relayout by Pandi